Jenis teh

Jenis-Jenis Teh yang Populer di Indonesia

Jenis-jenis teh diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal, di antaranya adalah proses pembuatannya, warna teh yang sudah jadi, persentase oksidasi, dan warna air seduhannya.

Teh Hijau

Teh hijau umumnya adalah teh yang tidak teroksidasi dan tidak ada perubahan kimia yang terjadi selama pembuatannya. Daun teh dilayukan dalam waktu singkat agar sebagian kandungan airnya menguap. Kemudian dikukus atau disangrai untuk menghilangkan enzim.

Lalu daun teh dipanasi dan digulung untuk mengeringkan dan membentuk daun. Setelah itu daun teh dikeringkan lebih lanjut.

Japanese Green Tea Genmaicha – 500Gram

Sekitar Rp 85.000,-

Teh hijau Jepang yang dicampur dengan roasted rice, citarasanya segar dan sedikit nutty.

Beli di Shopee

Teh Hitam

Jenis teh ini sepertinya yang paling banyak dikonsumsi orang Indonesia. Namun di Cina disebut sebagai teh merah karena air seduhannya berwarna merah tembaga. Sedangkan yang disebut teh hitam di Cina adalah teh puer.

Metode pembuatannya bervariasi di setiap negara tapi prosesnya meliputi 4 tahap yaitu pelayuan, penggulungan, oksidadi, dan pembakaran/pengeringan. Secara tradisional daun teh ditebar di udara hangat dan dibiarkan layu hingga 18 jam untuk mengurangi kandungan airnya.

Daun yang sudah layu lalu dimasukkan ke dalam mesin penggulung yang menekan dan memelintir daun. Memecahkan sel-sel dalam daun, mengeluarkan jus alami dan bahan kimia yang akan memulai proses oksidasi. Kemudian potongan daun yang lebih kecil diayak dan daun yang lebih besar dimasukkan kembali ke dalam mesin untuk penggulungan kedua dan kadang hingga tiga kali.

Daun yang sudah pecah-pecah ditebar dalam lapisan tipis di udara lembab yang sejuk dan dibiarkan teroksidasi selama 20-30 menit atau lebih lama, tergantung pada kondisi dan suhu. Lalu dimasukkan dalam mesin pengering untuk menghentikan oksidasi dan kandungan air dalam daun teh akan tinggal 2-3% saja.

Black Tea OP Kebawetan 500 gram

Sekitar Rp 70.000,-

Teh ini memiliki rasa sedikit Woody, astringent, dan sangat cocok dinikmati di pagi hari.

Beli di Shopee

Teh Kuning

Dibuat dengan cara menyangrai daun teh untuk menghilangkan enzim. Kemudian daun teh dipanasi perlahan-lahan lalu dibungkus dengan kertas tertentu selama beberapa jam.

Pemanasan dan pembungkusan dilakukan berulang-ulang hingga teh mencapai tampilan, rasa, dan aroma yang diinginkan. Teh kuning jika diseduh warnanya hijau kekuningan pucat dan memiliki rasa manis yang lembut seperti madu dan segar.

Yellow Tea Sinensis

Sekitar Rp 60.000,-

Teh kuning ini memiliki warna serta rasa yang sangat light dan cocok diminum saat pagi/sore hari.

Beli di Shopee

Teh Oolong

Teh oolong adalah teh semi teroksidasi atau semi terfermentasi. Ada dua jenis teh ini pertama berdaun terbuka berwarna hitam, kedua berwarna hijau berbentuk bola.

Oolong hitam dibuat dengan mengeringkan daun teh di bawah sinar matahari di luar ruang, lalu dikeringkan di dalam ruangan menggunakan keranjang bambu. Sebagian kandungan air akan menguap dan proses oksidasi dimulai. Daun teh dibalik-balik setiap 2 jam dan digoyang-goyang dalam keranjang untuk memecahkan sel-sel di dalam dan di permukaan daun.

Ketika tingkat oksidasi telah mencapai sekitar 70%, daun dibalik-balik selama 5-10 menit di dalam mesin pemanas untuk menghentikan oksidasi kemudian dikeringkan dalam oven panas. Oolong jenis ini dapat diseduh beberapa kali, warna airnya kuning kecoklatan pucat mempunyai rasa buah dan manis yang lembut.

Oolong hijau dibuat dengan cara yang sama. Namun setelah oksidasi mencapai 30% daun teh dimasukkan ke dalam mesin pemanas selama 5-10 menit untuk menghentikan oksidasi, kemudian dikeringkan dan dibiarkan semalaman.

Keesokan harinya daun teh tersebut dibungkus dengan kain besar hingga berbentuk bola-bola. Setiap kantong dimasukkan dalam mesin penggulung khusus untuk meremas daun di dalam kantong. Kemudian kantong dibuka, daun yang telah dipadatkan dipisahkan dan segera dibungkus menjadi bola lagi.

Proses pembungkusan dan penggulungan diulang 36-60 kali sampai daun teh tergulung menjadi butiran kasar, kemudian dikeringkan dalam oven. Oolong hijau juga dapat diseduh beberapa kali, menghasilkan air teh yang kuning coklat kehijauan pucat dan berbau harum.

Teh Oolong Bengkulu 50 gram

Sekitar Rp 80.000,-

Teh Oolong ini memiliki karakter rasa fruity, milky, umami dan sweet after taste.

Beli di Shopee

Teh Pu Erh

Ini salah satu teh yang ingin saya coba. Namanya berasal dari nama kota di mana teh ini diperdagangkan selama ratusan tahun.

Teh pu erh berasal dari propinsi Yunnan di barat daya Cina dan dibuat dari pohon teh berdaun besar yang tumbuh di daerah tersebut. Pu erh mempunyai 2 jenis yaitu pu erh mentah dan pu erh matang.

Pu erh mentah dibuat dengan cara dilayukan, dipanaskan untuk menghilangkan enzim, digulung dan diaduk, dikeringkan dengan sinar matahari atau di dalam ruangan. Kemudian dikukus dan dikompres menjadi bentuk bundar atau persegi, atau tidak dibentuk dan daun-daunnya dibiarkan lepas.

Daun teh dibiarkan matang selama setahun atau lebih. Selama pematangan ini terjadi fermentasi alami yang lambat yang mengubah warna daun dari hijau menjadi merah lalu menjadi coklat tua.

Teh pu erh kemudian disimpan hingga puluhan tahun dalam kondisi kelembaban dan suhu dikontrol dengan hati-hati untuk mengembangkan rasa dan aroma yang matang, kompleks, dan bersahaja. Seiring bertambahnya usia teh, semakin sedikit astringen dan pahitnya dan semakin manis dan halus rasanya.

Pembuatan pu erh matang dikembangkan pada 1970an untuk mereplikasi pu erh mentah dengan cara yang lebih cepat. Daun teh dipetik, dilayukan, dicampur dengan air dan kultur bakteri yang diambil dari pu erh tua.

Teh kemudian ditumpuk dan ditutup selama beberapa puluh hari di ruangan yang panas dan sangat lembab. Bakteri mengubah warna daun teh menjadi coklat kemerahan.

Teh Pu Erh Kemasan Kaleng 200 gram

Sekitar Rp 99.000,-

Mature pu erh tea 200 gram. Kemasan kaleng.

Beli di Shopee

Teh Putih

Teh putih awalnya dibuat hanya dari tunas daun teh baru yang masih kuncup. Pada kuncup itu ada rambut berwarna putih atau keperakan, dari situlah nama teh putih berasal. Dulunya hanya dibuat di Cina menggunakan tanaman teh jenis shui hsien (peri air) dan da bai (putih besar) saja.

Namun kini teh putih juga dibuat di negara lain menggunakan varietas tanaman teh lain. Sebagian masih dibuat hanya dari kuncup daun teh. Sebagian lagi menggunakan campuran kuncup dan daun muda yang sudah terbuka, ada juga yang hanya menggunakan daun muda.

Kuncup-kuncup daun teh dikeringkan di bawah sinar matahari atau di ruang pengering yang hangat. Teh putih ketika diseduh menghasilkan minuman berwarna sangat pucat dengan rasa yang manis, lembut, dan sangat ringan.

White Tea White Peony

Sekitar Rp 60.000,-

White Peony atau Bai Mu Dan ini dipetik dari clone assamica dan tumbuh di Jawa Barat sehingga memiliki keunikan rasa dan kekhasan tersendiri.

Beli di Shopee

Referensi:

  • https://teaepicure.com/tea-classification/
  • Tea Classified, a Tealover’s Companion, Jane Pettigrew & Bruce Richardson.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *